Friday, October 28, 2011

::. Hidup ini tidak lama .::

ooowhh... migrain itu sakit. -_____-"

Assalamualaikum wrt,


Kesehatan diri semakin lama semakin berkurang. Bersyukurlah nikmat kesehatan yang Allah berikan sebelum ia ditarik kembali dan baru-baru ini "Migrain" pula menyusul. Membantutkan sedikit banyak aktiviti. 


Dakwah. Pengajian. Usrah. Hafazan al-Quran. Hak-hak al-Quran. Hadith 40. Sirah Agung. Exam. Praktikum. Ulangkaji Buku Modul. Baca Jurnal. Assignment. PBL Presentation. Research. Buat Video. Designer dan Free Lancer. Peluasan rangkaian. Pengukuhan ikatan kenalan. Sebarkan salam.

Hidup ini tidak lama. Hidup ini bukan untuk satu penumpuan sahaja, buatlah apa sahaja ikut kemampuan kita untuk mencapai mencapai matlamat yang pasti. Kita pasti hebat dalam bidang kita bukan? Jika bagus, teruskan, mantapkan, tapi jangan terlalu
laro sampai yang lain tergadai serta jangan memperlekeh dan memperendahkan bidang ataupun fokus capaian orang lain yang mampu dicapai dan ditumpu oleh orang lain.


Hidup ini tidak lama. Rugilah jika 'kebaikan' dan 'cinta' disebarkan tapi disebarkan dalam nada sinis, dendam dan  dengan tidak berhikmah. Itu namanya tertipu dalam diri dan pemberian rasa.

Hidup kita tidak lama, tapi menyebarkan "kebaikan" dan "cinta" supaya hidup kita lebih panjang dan kekal dalam doa-doa kebaikan orang selepas kematian kita. Serulah kebaikan dengan nada baik dan berniat baik. Sebarkanlah aura kemuliaan. Tunjukkanlah yang positif, pasti nada positif itu tersebar dan harum mewangi merebak keseluruh alam. Jika ianya dari hati yang suci dan cintakan kebaikan.

Hidup ini tidak lama. Hukumlah hati orang itu sebagai hitam jika wajahmu di hadapan Allah sudah pasti putih berseri. Hukumlah hati kamu sebagai putih nan bening air mewangi bauan syurga jika sudah pasti kita itu selamat di hadapan Allah. Tiada siapa yang boleh meletakan derajat pada manusia kecuali Allah swt.

Kita sama-sama mengharap rahmat Allah. Ayuh, sebarkan kebaikan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar... =)







Letakkanlah ikhlas kerana Allah...



Aku mencintai, menuntut ilmu dan hidup kerana Allah!!



Apa jua cara dan usaha kita, jika kita ikhlas, yakinlah akan jalan dan penyelesaian di akhirnya.


"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan, dan melarang daripada berbuat kejahatan; dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana"



 [At-Taubah, 9 : 72]


Wallahu'alam...





:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Jumaat, 28102011-

Friday, October 7, 2011

::. Dont Worry .::

Thursday, October 6, 2011

::. CIta-cita Akhirat .::


Monday, September 26, 2011

::. Tomorrow May Or May Not Be .::




Life changes its beauty all the time
Sometimes it’s a shade, sometimes life is sunlight
Live every moment here to your heart’s content
The time that is here may not be tomorrow
One who loves you whole-heartedly
It is difficult meet that person
If there is someone like that somewhere
That person is more beautiful than all
Grab onto that (person’s) hand
He or she may not be so gracious tomorrow
Live every moment here to your heart’s content
The time that is here may not be tomorrow
Taking the shadow of your eyelashes, when someone comes near
You try to reason with your crazy heart
Your heart just goes on beating
But think, that which is here now
That story may not be here tomorrow
Life changes its beauty all the time
Sometimes it’s a shade, sometimes life is sunlight
Live every moment here to your heart’s content
The time that is here may not be tomorrow...
The time that is here may not be tomorrow...


:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 26092011-

Monday, September 19, 2011

::. Wait .::


Bismillahirrahmanirrahiim




For everything there is a season,
 And a time for every matter under heaven:
 A time to be born, and a time to die;
 A time to plant, and a time to pluck up what is planted;
 A time to kill, and a time to heal;
 A time to break down, and a time to build up;
 A time to weep, and a time to laugh;
 A time to mourn, and a time to dance;
 A time to throw away stones, and a time to gather stones together;
 A time to embrace, And a time to refrain from embracing;
 A time to seek, and a time to lose;
 A time to keep, and a time to throw away;
 A time to tear, and a time to sew;
 A time to keep silence, and a time to speak;
 A time to love, and a time to hate,
 A time for war, and a time for peace.

We've done so many things. Good or bad things. Some we wish we had never done, some we wish we could replay so we can experience it back or to fix it back. Still, dont regret about it. Because in the end... They are all what make us who we are today...~ :)




Have Faith...


Have Heart...




"Always continue the climb. It is possible for you to do whatever you choose, if you try first get to know who you are and are willing to work with a power that is greater than ourselves to do it...
 Power of Allah Al Mighty~."



:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 19092011-

Friday, September 16, 2011

::. Keluarga .::



sorry angah dan wan xde dlm gmbar ni... ;p


Assalamualaikum...

Selamat Hari Malaysia... tanggal 16 sept 1963

Keluarga...~

 Rindu? Homesick? mesti laaaa sentitif...  =)

Segala-galanya bermula daripada keluarga. Faktor terbesar pembentukan sikap dan akhlak adalah daripada didikan keluarga. Dan bagi saya, aplikasi didikan agama adalah faktor terpenting dalam pembentukan sesebuah keluarga. Dengan panduan dan perlaksanaan yang mengikut syara', InshaAllah keluarga Islam dapat dibentuk dengan baik.


Tujuan saya menulis post adalah kerana saya sudah lama tidak pulang ke Malaysia berjumpa keluarga. Manfaatkanlah waktu-waktu kita bersama keluarga dengan sebaiknya. Kita tidak pasti apakah dapat berjumpa dan hidup dengan keluarga pada masa-masa akan datang nanti. Maut itu tidak mengenal umur dan sentiasa mendekati kita.


Jika kita masih ada Ayah, Abi, Papa atau Abah ikutilah nasihatnya... Kerana mereka lebih mengetahui apa yang paling terbaik untuk kita.


Jika kita masih ada Ibu, Umi, Mama atau Emak... berkatalah dengan baik. Kerana hati meraka bak kaca.. Mudah pecah. Jika dicantum semula,masih tidak dapat mengembalikan bentuk seperti asalnya.


Jika masih ada adik-beradik... salinglah menasihati dengan kata-kata penuh hikmah kerana mereka adalah saudara paling dekat kita.


Jika masih ada saudara-mara... Hulurkanlah bantuan seikhlas mungkin kerana mereka adalah tempat kita mencari redha Allah swt.


Jika masih ada jiran tetangga... Sudikanlah mengambil berat hal mereka kerana mereka adalah 'saham' kita di Akhirat kelak.


Akhir sekali, Ingatlah bahawa ibu bapa dan keluarga  itu adalah antara sumber utama inspirasi bagi kita.. Tanpa mereka siapalah kita...  bergandingan sumber inspirasi paling utama adalah daripada Allah Taala...~ ^.^

Wallahu'alam...~


:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Jumaat, 16092011-

Tuesday, September 13, 2011

::. Leave Out All The Rest .::




 

I dreamed I was missing
You were so scared
But no one would listen
'Cause no one else cared

After my dreaming
I woke with this fear
What am I leaving
When I'm done here?

So if you're asking me
I want you to know

When my time comes
Forget the wrong that I've done
Help me leave behind some
Reasons to be missed

And don't resent me
And when you're feeling empty
Keep me in your memory
Leave out all the rest, leave out all the rest

Don't be afraid
I've taken my beating
I've shed but I'm me

I'm strong on the surface
Not all the way through
I've never been perfect
But neither have you

So if you're asking me
I want you to know

When my time comes
Forget the wrong that I've done
Help me leave behind some
Reasons to be missed

Don't resent me
And when you're feeling empty
Keep me in your memory
Leave out all the rest, leave out all the rest

Forgetting all the hurt inside
You've learned to hide so well
Pretending someone else can come
And save me from myself
I can't be who you are

When my time comes
Forget the wrong that I've done
Help me leave behind some
Reasons to be missed

Don't resent me
And when you're feeling empty
Keep me in your memory
Leave out all the rest, leave out all the rest

Forgetting all the hurt inside
You've learned to hide so well
Pretending someone else can come
And save me from myself
I can't be who you are
I can't be who you are


Artist: Linkin Park
Album: Minutes To Midnight

Saturday, September 10, 2011

::. Cuba Berusahalah Untuk Memahami .::











Entah baru-baru ini di mana dan ke mana mood menulis saya kadang-kadang menghilang. Mungkin terlalu lama di bumi Jakarta, Indonesia ini kerana 'homesick'. Mungkin juga terlalu banyak isu dalam kepala sebenarnya, namun tidak dapat diluahkan. Disorganized. Scattered. Namun, setiap manusia ada caranya yang tersendiri bagaimana dan di mana setiap fikiran dan perasaan itu diluahkan.

Akhir-akhir ini, saya dapat belajar sesuatu yang baru lagi...

Tentang tabiat manusia.

Fitrahnya, kita suka untuk DIFAHAMI dan selalu diberi perhatian. Ibarat anak kecil. Jika si Ibu buat dek sahaja, anak itu akan buat sesuatu agar si Ibu memberi perhatian kepadanya. Begitu juga sebenarnya pada kita yang semakin dewasa ini. Namun caranya sahaja yang berlainan.

Kita suka jika kita sering diberi perhatian.

Kita suka jika kita sering dilayan, ditanya khabar selalu, ditanya tentang apa jua berkaitan keadaan diri dan sebagainya. Itu fitrah. Dan tidak terlepas, saya juga suka kalau ditanya khabar lebih-lebih lagi dari orang yang dicintai dan tersayang. ^.^

Namun, apa yang saya ingin kongsikan ialah bagaimana pula sikap kita yang tidak mahu untuk MEMAHAMI sahabat lain?

Kita tidak selesa untuk meluangkan masa untuk sama-sama memahami sahabat kita mungkin kerana takutkan masa yang tidak mencukupi. Mungkin keadaan tersebut akan mengurangkan waktunya untuk menuntut ilmu... Mungkin kerana tidak satu kepala... Mungkin kerana juga prasangka buruk...  Mungkin juga keadaan tersebut memeningkan kepala sendiri! Kadang-kadang kita pun tidak tahu kenapa?

Proses memahami seorang sahabat biasanya memakan masa yang panjang. Bukanlah sebulan dua. Bahkan bertahun lamanya.. Bermula pada saat pertemuan sehinggalah mata tertutup apabila ajal menjemput. Kita masih dalam proses memahami sahabat tersebut.

Dalam martabat ukhuwah, paling kurang sikap kita pada sahabat yang lain adalah berlapang dada dan boleh juga diertikan berbaik sangka. Bukankah indah apa yang Islam ajarkan?

Seringkali kita bersangka buruk sekiranya sahabat kita bersikap dingin ataupun lain daripada yang biasa. Pelbagai persoalan dan pertanyaan yang tiada jawapan seringkali hadir berlegar-legar dalam kepala.

Disinilah pentingnya untuk kita menjadi ‘pemerhati’ yang baik. Perhatikan keadaannya dan keadaan sekelilingnya. Boleh jadi penyebab kepada berlakunya perubahan tersebut adalah disebabkan faktor luaran. Boleh jadi juga perubahan sikapnya berpunca daripada faktor dalaman.

Usah takut untuk meluangkan masa untuk sahabat kita kerana Allah akan mengantikan waktu yang diluangkan tersebut dengan waktu yang lebih baik.

Bertindaklah untuk memahami sahabat kita itu dengan jalan yang paling berhikmah.

Teringat kata-kata seorang sahabat saya. Hikmah itu bukanlah bermaksud lembut. Hikmah itu adalah cara yang paling sesuai mengikut keadaan. Jika keras itu perlu, maka cara keraslah digunakan. Jika lembut itu perlu, maka lembutlah yang diperlukan. Dan bersederhana itu adalah yang paling terbaik.

Cuba fahamilah sahabatmu tanpa syarat.

Dalam proses memahami, kadang kala kita akan terguris dengan sikapnya mahupun kata-katanya. Kadang kala juga perasaan itu membuatkan proses untuk memahami sahabat kita terbantut begitu sahaja. Disitulah berlakunya pertembungan pada niat yang ada. Ikhlaskah kita dalam pekerjaan kita? Dimana keikhlasan yang telah kita pasakkan pada awalnya?

Apa jua cara dan usaha kita, jika kita ikhlas, yakinlah akan jalan dan penyelesaian di akhirnya.

Letakkanlah ikhlas kerana Allah... dalam cuba memahami sahabat kita... ^^

Wallahu'alam...~ 



:
:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Sabtu, 10092011-

Monday, August 29, 2011

::. Dia itu Ayah Saya...~ .::






Bismillah Walhamdulillah,


Entah mengapa hari ini saya terdetik untuk menulis mengenai Ayah saya. Mungkin kerana baru-baru ini merupakan hari jadi beliau. Tiada perkataan mampu untuk diungkapkan betapa saya amat menyayangi pada Ayah saya. Kasih dan sayang yang dicurahkan adalah tanpa syarat. Tanpa sekelumit pintaan balasan..

Begitu besar pengorbanan Ayah. Bermula dengan susahnya dari menjaga Mak saya mengandung dan melahirkan diri saya, diteruskan dengan mendidik. Semuanya melalui proses yang bukan mudah. Proses yang memakan masa yang lama, menuntut pengorbanan, air mata dan sebagainya..

Dalam kehidupan saya, Ibubapa adalah insan yang sangat besar peranannya. Saya mengakui, bila memasuki usia awal 20-an ini saya baru menjadi 'amat rapat' jika dibandingkan dengan dahulu.. Mungkin sewaktu peringkat sekolah, saya lebih suka berkawan kerana duduk di asrama... Namun, usia sekarang ini, saya lebih suka untuk berkongsi segala-galanya dengan Ayah.










Teringat suatu ketika dahulu, dalam kemelut kewangan, Ayah menjadi 'superman' dalam keluarga. Membantu keluarga mencari rezeki. Saya pada waktu itu berada di sekolah menengah, menjadikan kesusahan keluarga sebagai motivasi. Apa yang saya tahu, saya mesti belajar sungguh-sungguh untuk menggembirakan hati Mak dan Ayah. Alhamdulillah, walaupun keputusan tidak segemilang orang lain, sekurang-kurangnya Mak Ayah mampu tersenyum...




Sehingga kini, Ayah masih bertungkus lumus membantu orang lain dalam hidupnya. Ayah seorang anak lelaki, walaupun mempunyai keluarga sendiri.. beliau masih masih mempunyai tanggungjawab kepada Atuk dan Nenek dan keluarganya masih perlu diteruskan... Saya juga bertuah kerana Mak seorang yang sangat memahami keadaan Ayah. Ayah perlu berkerja keras untuk menanggung keluarganya. Ayah ketika itu berkerja sebagai Pengetua Sekolah Menengah plus tempat kerja Ayah jauh dari rumah hampir 100 km pada waktu itu dan perlu berulang alik setiap hari. Oleh kerana itu, Ayah memasukkan saya dan adik beradik ke asrama.

Tapi apakan daya, jarak Terengganu-Kelantan membataskan kami. Hampir setiap minggu Ayah 'memungut' anak-anak di asrama dan berulang alik Terengganu-Kelantan. Alah bisa tegal biasa. Perjalanan sejauh 4 hingga 6 jam adalah biasa. Ponteng kelas mengajar sehari adalah biasa (dia minta cuti). Ayah menguruskan hidup sendiri tanpa siapa-siapa yang membantu... Beliau seolah-olah tahu apa yang harus dilakukan. Mempunyai misi dan visi. 

Namun, ada hikmahnya. Selepas semua peristiwa itu, kami sekeluarga dapat bina kembali kebahagiaan. Hinggalah sekarang.. Alhamdulillah. Syukur padamu ya Allah kerana sentiasa membantu keluarga ini..

Setiap keluarga, ada kisahnya yang tersendiri. Ada zaman bahagia, ada zaman duka dan ada zaman tragisnya tersendiri. Namun, semuanya terpulang pada kita untuk menilai dengan mata hati. Ambil yang jernih dan buang yang keruh. Pengalaman yang baik, jadikan ikutan dan yang buruk jadikan sempadan. 

Sekarang hidup kami semakin stabil dan bahagia dan dalam 4 tahun lepas, Ayah sudah bertukar tempat kerja yang lebih dekat dan sekarang,  Ayah sudah bersara daripada kerjanya dan makin sibuk pula dengan Kedai Runcit dan Perternakannya dan Projek Kem Motivasi yang masih dalam pembinaan. Insha Allah dalam masa terdekat ini semuanya akan siap dan selesai.



Apa yang ingin saya tekankan di sini adalah hargailah Ayah, Abah, Papa, Bapak, Abi dan seangkatan dengannya selagimana mereka masih ada. Jangan esok bila sudah tiada barulah kita menyesal.. Bukan kah kita bakal menyayangi anak-anak kita suatu hari nanti sebagaimana mereka menyayangi kita? 

Wallahu'alam bisthowab...~



:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 22082011-

::. Hati .::




Duhai hati..
Kau sentiasa akan diuji
Kau sentiasa berbolak balik
Kerana asalmu adalah begitu jua

Duhai hati..
Kau ada dua bisikan
Bisikan kebaikan
Bisikan kejahatan

Duhai hati..
Kau adalah raja
Yang punya kuasa
Mengawal seluruh tenteranya

Duhai hati..
Kau lembut umpama sutera
Usah biar dicalarkan
Dengan hanya secebis serpihan

Duhai hati..
Kau keras umpama batu
Tetapi ingat
Air bisa meluluhkanmu

Duhai hati..
Kau akan sentiasa diuji

Duhai hati..
Kau telah dipandu dengan wahyu
Kau dicerahi dengan akal
Kau diberi pilihan jalan

Duhai hati..
Tabahlah hadapi dugaan
Allah ada bersamamu
Bukan seketika
Bahkan selamanya...





:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 29082011-

Monday, August 22, 2011

::. Ramadhan Kali Ini .::












Bismillah Walhamdulillah...

Tahun ni masih tak dapat balik berpuasa dan beraya di rumah. Sudah hampir 2 tahun saya sudah tak balik ke Malaysia. Rutin harian kat Jakarta pun lebih kurang sama. Cuma adakalanya sesekali saya keluar ke rumah menyelesaikan urusan-urusan yang sepatutnya dan pergi mencari ilmu dan pengalaman baru.

Rindu

Jika ditanya adakah saya rindu? Ya! Semestinya saya rindu. Rindu sangat pada keluarga di rumah. Saya rindukan suasana Ramadhan di Malaysia sana. Lebih lebih lagi pada kawan-kawan yang sudah pulang. Apa khabar lah mereka disana yeee... Alhamdulillah, mereka adalah kawan yang tidak putus mengingatkan diri yang lalai ini agar segera kembali mengingati Allah... Sungguh, antara nikmat yang terbesar dalam hidup saya adalah dikurniakan sahabat sahabat yang beriman dan mereka membantu menjaga iman saya...  Alhamdulillah...

Apa ada pada Ramadhan?

Semakin meningkat usia, semakin saya rasakan kedatangan Ramadhan adalah satu anugerah yang tidak ternilai harganya. Tidak sama penghayatan saya pada Ramadhan ketika saya masih kanak-kanak, remaja dan ketika memasuki alam pra dewasa ini. Umur pun semakin bertambah, rasa cam dah tua.

Tahun ini, tidaklah keluar rumah membuang masa menjadi tumpuan utama saya sebab kat bumi Indonesia ni tidak ada "actual" bazar Ramadhan. Makanan yang dijual pun hampir saja je semua. Satu lorong tuh banyak je dorongan dan kedai makan tetapi semuanya menu sama. Tak ada ke pelbagaian langsung. Nasi Goreng, Pecel, Murtabak, Ketoprak, Sate, Air Kelapa, Jus Buah. Semuanya berulang-ulang satu lorong panjang tu. 

Tetapi tidak apa bagi saya, berbuka puasa ala kadar adalah terbaik. Lebih 'ringan' untuk berterawih. Taklah merasa mengantuk dan sakit perut masa shalat anti. Dengan hanya diisi dengan pecel atau nasi goreng, itu sudah mencukupi. Orang lain yang lambat balik sebab amik semester pendek pula, biasalah study... pastu asyik menghadap laptop jee. Asyik-asyik dota. Kadang-kadang sehinggakan nak berbuka dan sahur pun boleh lupa. Namun Ala kulli haal, Alhamdulillah atas segala rezeki  dan nikmat yang Allah kurniakan makanan kat sini masih enak disantap.

Bulan Ramadhan ini, Allah janjikan pelbagai keistimewaan. Bulan ini, adalah peluang terbaik untuk kita merehatkan sedikit sistem tubuh. Namun, berlainan pula untuk rohani. Ramadhan menyediakan peluang yang amat luas untuk 'mengenyangkan dan menggemukkan' rohani. Masakan tidak, bermula dengan sahur, berpuasa, tadarus di siang hari dan dilengkapi dengan terawih di malam hari. Amalan-amalan tersebut berupaya mengurangkan kita dari terjebak melakukan 'dosa harian' sebelum ini. Tatkala menanti subuh selepas sahur, gunakanlah peluang tersebut untuk bertahajud. Indah bukan? Tepuk dada, tanyalah iman kita.. Antara mahu atau tidak sahaja....

Semoga selepas Ramadhan kali ini, kita berjaya menjadi insan yang terhapus dosa-dosa yang lalu... InshaAllah... ^^

Kematian

Banyak berita kematian yang menyapa di telinga sebelum Ramadhan kali ini.. Antaranya ialah tokoh pejuang Islam yang saya kagumi dari dahulu lagi iaitu Allahyarhamah Dr Lo' Lo'. Saya selalu mengikuti perkembangan beliau. Bermula dari blog, facebook dan twitter beliau di facebook. Beliau adalah doktor perubatan dan mampu untuk bergiat aktif dalam perjuangan. Di situlah inspirasi saya tercetus. Saya yakin bahawa kehilangan beliau akan melahirkan lebih ramai lagi insan yang akan menyambung perjuangan ini... InshaAllah

 Ada kawan-kawan saya yang telah meninggalkan dunia ini sebelum dapat menyambut Ramadhan...  Takziah dan Semoga Allah tempatkan arwah di kalangan para solehin.

Sungguh, kematian mengingatkan kita yang alpa ini supaya kembali mengingati hakikat kejadian diri. Mati itu pasti dan tidak diketahui bila pula giliran kita..

Perkahwinan

Sedar tidak sedar, ramai juga kawan saya telah membina masjid dan tidak lama lagi akan menyusul pula beberapa pasangan lagi. Tahniah! Barakallahulakuma wajama'a bainakuma fi khair :)

Juga kepada yang telah selamat memperolehi cahaya mata penyeri keluarga. Semoga anak kalian menjadi mujahid soleh insyaAllah  :)

 Saya? ohhh... masih tidak ada rezeki lagi... ;p

Harapan

Semoga Ramadhan kali ini, saya berharap kita dapat hargai sebaiknya agar lebih bermakna kerana mungkin juga kita tidak akan berjumpa lagi di masa akan datang. Ramadhan akan berlalu seperti biasa, cuma kita sahaja yang memilih untuk menjadi 'biasa' atau 'luar biasa' pada Ramadhan ini...



:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 22082011-

Monday, July 25, 2011

::. Sempurna .::



Assalamualaikum





Artis; KRU
Album: KRUnisme
Tajuk: Sempurna


Memang kita dilahirkan dengan ciri yang berbeza
berlainan paras rupa dan rambang
mengikut ciptaan yang Esa
tapi lumrah dunia bukan milik kita
yang sering dikagum dan dikejar
haruslah sedar jatinya jati diri bukan pilihan mata

Dengarkan...

Tiada kurangnya kau lebih besar
tiada hodohnya kau kurang tampan dan jelita
kerana apabila kita selami
sempurnakah kau di dalam hati
tiada bezanya tinggi atau rendah
kau tetap manis walau tak secerah
terimalah walau bagaimana kau dicipta
di dalam diri pasti kau sempurna

Oh... 

Jangan jangan terpengaruh
dengan ketampanan dan kejelitaan berhelah
digambarkan di majalah atau kaca TV
setebal mana bersolek dan jenama ternama
tak boleh menggantikan pekerti yang dimiliki kita


Tak semestinya yang tampan dan cantik
akan menjamin kebahagiaan abadi dalam hidup ini
lihatlah sekelilingmu
kasih sayang kerana penampilanmu yang sejati, penampilanmu tersendiri


Pasti...!!!

Jangan berubah jangan ragui
semua yang indah dada dalam diri
andai kau cari kepuasan hati
bukannya zahir sempurnakan pekerti





:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Isnin, 25072011-

Sunday, July 24, 2011

::. Jika Cinta Itu .::

Bismillahirrahmanirrahiim


Jika cinta adalah kerinduan,maka jadikanlah rindu ini dalam zikir pada-Mu.

Jika cinta adalah perjuangan,maka kobarkanlah semangat di dada kami. 

Jika cinta adalah pengorbanan,maka jadikan pengorbanan ini tidak sia-sia di sisi-Mu. 

Jika cinta adalah air mata, maka jadikan ia air mata taubat pada-Mu ya Allah...~




:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-Ahad, 24072011-

Wednesday, July 20, 2011

::. Aku .::

Bismillahirrahmanirrahim










Letakkan dunia di telapak tanganku, biar kugenggam dan lempar. 


Simpankan akhirat dalam jiwa dan hatiku biar kurindu. 


Langit tunggu kutawan, bumi tunggu kulakukan perubahan.


Sisipkan Cinta dalam hidupku biar aku menjadi aku. 










:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-rabu, 20072011-




Tuesday, July 12, 2011

::. Penjunjung Namaku .::




Buat Ayah dan Mak



------------------------------------------------------------------------------------------

Setiap titis airmata 

Setiap saat nan duka
Mengajar aku erti dunia
Tak ku lupa
Pengorbanan kehidupan 
Memikul beban di bahu nan selalu
Memberikan yang termampu

Ayahku
Terlalu menyayangi aku
Mendedikasikan hidupnya kepadaku
Dan ibu
Sentiasa ada bersama
Walau serendah mana aku
Dia tetap menjunjung namaku

Biar kubelai tanganmu
Yang telah di telan usia
Namun penuh berjasa mulia
Terlalu lama ingin kuluahkan rasa
Kesyukuran ku di hati
Pada dua insan paling kusayangi

Biar kuhilang segalanya
Harta, benda ataupun nyawa
Asal tak ku hilang kau berdua
Dan aku berdoa
Semoga sejahtera slamanya
Hidup kita sekeluarga 
Di dunia dan selepasnya







.:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-selasa, 12072011-



Wednesday, July 6, 2011

::. Manusia Itu Mudah Lupa .::

Bismillahirrahmanirrahiim




Manusia....~ 


Sering alpa dan mudah leka dengan kesenangan. Nikmat-nikmat yang melimpah ruah di sekelilingnya mudah membuatkannya lupa dengan tanggungjawabnya terhadap Allah swt sebagai hamba. Kebanyakkan manusia walaupun telah dikurniakan banyak kesenangan, lebih ia cenderung menggunakan atau dipergunakan oleh kesenangannya untuk jauh daripada Allah swt...? Adakah kita juga seperti itu? Mohonlah kepada Allah untuk dijauhkan... ameen~








.:::ANNAEM:::.
-jakartabarat-
-rabu, 06072011-